Kapasitas Oli Mesin Rush

Diposting pada


Kapasitas oli mesin Toyota Rush manual 1.3L membutuhkan oli 2,7 liter tanpa filter oli, sedangkan dengan filter oli membutuhkan 3 liter. Sementara itu untuk  kapasitas oli mesin Toyota Rush matic dengan mesin 1.5L membutuhkan oli 3,2 liter tanpa filter oli dan 3,5 liter dengan filter oli. Oli sebagai pelumas komponen mesin berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu, membersihkan, hingga mencegah timbulnya karat dalam mesin mobil.

Toyota Rush

Mengetahui kapasitas oli mesin Toyota Rush menjadi hal penting agar tidak menghambat performa mobil. Performa mobil  dapat menjadi cepat panas atau overheat engine saat kekurangan oli mesin. Efeknya, mesin yang panas akan merusak komponen lainnya di dalam mesin.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin BZ4X

Kapasitas Oli Mesin Rush

Untuk kapasitas oli mesin Toyota Rush manual tanpa filter membutuhkan 2,7 liter sementara dengan filter Anda membutuhkan hingga 3 liter untuk mobil dengan mesin 1,3 liter. Sedangkan kapasitas oli mesin Toyota Rush matic dengan mesin 1,5 liter tanpa ganti filter sebesar 3,2 liter dan dengan ganti filter membutuhkan 3,5 liter oli.

Untuk mendapatkan manfaat dari oli mesin secara maksimal, pemilik mobil Toyota Rush harus paham mengenai kebutuhan dan spesifikasi oli yang sesuai.

Tips Memilih Oli yang Sesuai Spesifikasi Mesin

Manual book berisi segala urusan teknis kendaraan Anda. Di sana, Anda akan menemukan pelumas yang paling sesuai dengan mobil Anda. Pelajari dengan cepat jenis oli sehingga performa mobil tetap baik.

SAE (Society of Automotive Engineers) adalah parameter pertama yang digunakan saat memilih oli mobil. SAE merupakan indeks kekentalan cairan pada oli mesin, yang biasanya tertulis 0W-20, 0W-40, 10W-40, 20W-50, dan lainnya. Contohnya, SAE 0W-20 menunjukkan bahwa olu tersebut memiliki kekentalan SAE 0 pada kondisi dingin dan memiliki kekentalan SAE 20 pada kondisi suhu panas.

Sehingga oli akan memberikan perlindungan optimal meskipun mesin dinyalakan dalam kondisi ekstrem karena sudah disesuaikan dengan kebutuhan mesin mobil.

Ada dua jenis oli, yakni oli mineral dan oli sintetis. Oli mineral berasal dari ekstraksi minyak bumi dan lebih alami, tetapi kurang bisa memenuhi kebutuhan mesin mobil Rush modern. Sementara oli sintetis memiliki formula adiktif yang diracik sesuai kebutuhan mesin mobil, seperti kadar penguapan yang rendah, tahan gesek, tahan oksidasi untuk mencegah karat, dan memiliki daya pembersih tinggi.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Alphard

Tanda-Tanda Harus Ganti Oli Mobil

Perubahan Warna Oli

Melihat perubahan warna oli bisa dijadikan langkah yang tepat untuk memeriksa apakah Anda perlu melakukan ganti oli mobil. Jika oli sudah berubah warna menjadi hitam dan bertekstur encer, itu artinya oli sudah tidak bagus untuk dipakai dan harus segera diganti.

Memeriksa Dipstick Oli

Kedua, memeriksa dipstick oli mesin. Sebelum memeriksanya, pastikan mesin mobil dalam keadaan mati dan dingin. Lalu, buka kap mobil, Anda akan menemukan tongkat pengukur yang terhubung dengan tangki oli. Tongkat pengukur ini berfungsi untuk mengetahui banyaknya sisa oli di dalam tangki. Anda bisa melihat batasnya pada tongkat pengukur setelah diangkat. Jika oli masih ada di bawah batas normal, segeralah menggantinya.

Mesin Terasa Kasar

Cara mudah lainnya yaitu apabila Anda menyadari bahwa getaran mesin mobil terasa kasar tidak seperti biasanya. Ini adalah pertanda bahwa Anda perlu ganti oli mobil. Setelah mengganti oli, getaran mesin mobil akan terasa berbeda dan cenderung lebih mulus dibandingkan saat sebelum diganti.

Jarak Tempuh Mobil

Di awal sudah dijelaskan bahwa ideal jarak tempuh untuk mengganti oli mobil yaitu 10.000 KM dengan syarat pemakaian secara normal dan 5.000 KM untuk pemakaian tidak normal (karena macet). Supaya lebih mudah, Anda bisa menyamakan jadwal ganti oli mobil dengan jadwal servis mobil.

Kartu Ganti Oli

Saat mengganti oli mobil di bengkel, Anda akan diberikan kartu khusus sebagai jadwal untuk mengganti oli di kurun waktu selanjutnya. Biasanya, teknisi bengkel menyarankan penggantian pada 5.000-10.000 KM. Tapi ada beberapa faktor yang membuat penggantian oli jadi lebih lama yaitu oli mesin berkualitas, mobil dengan generasi baru, serta intensitas pemakaian rutin.

Tanda Peringatan Ganti Oli Menyala

Pada mobil generasi terbaru, terdapat tanda peringatan ganti oli yang biasanya muncul pada speedometer. Tanda peringatan ini akan menyala saat tekanan oli sudah dirasa cukup rendah. Jika sudah begini, Anda harus segera ke bengkel untuk mengganti oli. Jangan sekali-kali diabaikan, sebab dampaknya bisa mempengaruhi keseluruhan mesin mobil. Bahkan, mesin mobil bisa mati mendadak dan mengalami kerusakan yang parah.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Sienta

Spesifikasi Toyota Rush

Toyota Rush dikembangkan dari Daihatsu Terios yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia dengan nama Daihatsu Taruna. Meskipun popularitasnya yang tinggi, hanya ada dua varian Rush di Indonesia. Harga Toyota Rush 2020 pun berbeda dalam setiap variannya. Dimana varian entry level Toyota Rush G MT dibanderol Rp255 jutaan dan Toyota Rush TRD Sportivo AT sebagai varian tertinggi mendapatkan harga Rp275 jutaan.

Toyota Rush pertama kali diperkenalkan di Indonesia sebagai proyek gabungan kedua Toyota-Daihatsu pada 2006, setelah Avanza-Xenia yang menorehkan kesuksesan sejak diperkenalkan tiga tahun sebelumnya. Namun, sejarah mobil ini bisa dirunut dari jelang pergantian millenium, di mana Daihatsu Taruna diperkenalkan ke publik pada 1999, dengan facelift hadir tahun 2005, sebelum akhirnya digantikan oleh Daihatsu Terios dan Toyota Rush satu tahun berselang.

Sama-sama hadir dengan versi long wheelbase dan rear-wheel drive, ternyata Toyota Rush punya beberapa perbedaan dari Terios. Yang paling kentara adalah Rush hadir dalam format dua baris lima tempat duduk, berbeda dari Terios yang tiga baris, meski kursi baris ketiga hadir sebagai opsional.

Kedua mobil cukup lama bertahan di Indonesia, yakni dari 2006 sampai 2017 dengan mendapatkan dua facelift. Pertama tahun 2010, kemudian disusul tahun 2015. Toyota Rush hadir dalam dua varian, G dan S, dengan varian terakhir diganti menjadi TRD Sportivo pada 2013. Meski mampu mengakomodir tiga baris tempat duduk, kursi baris ketiga bisa dibilang cukup sempit. Di sisi lain, Toyota Rush juga memiliki model ban serep yang ditaruh di pintu belakang mobil, hal tersebut memang terlihat keren dan SUV sekali, namun membuat dimensi mobil jadi tidak kompak.

Berkaca dari dua kelemahan tersebut, Toyota Rush generasi kedua rilis pada Januari 2018. Berbeda dari pendahulunya, Toyota Rush kini punya konsep baru dengan kabin lebih lega, namun dimensi mobil tidak terlalu berbeda dari sebelumnya.

Eksterior Toyota Rush

Seperti dijelaskan di atas, Toyota Rush generasi kedua mengalami ubahan masif di generasi keduanya. Dimulai dari eksterior, profil mobil tampak sangat berbeda di mana tampang depannya makin agresif dengan garis tajam yang hadir di bagian depan mobil. Lampunya kini dibuat lebih tajam dan modern dari sebelumnya, sudah dibekali teknologi LED pula.

Lampu tersebut mengapit upper-grille besar dengan aksen black-chrome yang memberikan kesan sangar khas SUV, selain berfungsi mendinginkan mesin tentunya. Selain itu, housing foglamp di bagian bawah lebih besar dengan finishing plastik hitam seperti di bumper. Di bagian bawah, Anda juga mendapat underguard sebagai standar, dengan varian TRD punya model yang lebih macho dari varian G.

Beralih ke samping, kita bisa langsung sadar kalau Toyota Rush generasi kedua jauh lebih panjang dari pendahulunya. Bagaimana tidak, panjang mobil bertambah 230 mm. Ground clearencenya juga naik jadi 220 mm yang semakin meningkatkan daya jelajah mobil satu ini, bagian bawah mobil hadir dengan body cladding yang layaknya SUV kebanyakan. Namun, pemasangan side moulding pada varian TRD menurut kami agak sedikit berlebihan.

Toyota Rush hadir dalam dua ukuran pelek. Pada varian G, Anda akan mendapatkan pelek alloy two-tone dengan ukuran 16 inci, untuk varian TRD Sportivo profilnya naik jadi 17 inci yang membuat profil samping mobil tampak lebih proporsional dan tidak cingkrang. Beralih ke belakang, tentu saja terasa aneh melihat Toyota Rush tanpa ban serep model konde yang sudah jadi identitas di generasi pertama.

Namun, desain belakangnya kini jadi lebih modern dengan model stoplamp horisontal yang memberi visibilitas cukup baik pada penumpang di belakang. Beralih ke bagian bawah, Anda akan menemukan rear underguard yang dipadukan dengan body cladding dengan finishing hitam membuatnya seakan siap diajak berpetualang ke berbagai tempat.

Interior Toyota Rush

Ubahan eksterior Toyota Rush generasi kedua juga diimbangi dengan kabin yang juga berubah total. Kita mulai dari dashboard, yang hadir dalam konsep two-tone yang terlihat sangat macho dan elegan di saat bersamaan, apalagi dengan material soft-touch khusus varian TRD Sportivo. Untuk bagian konsol tengah, hadir Auto A/C with digital display yang memberi kesan modern dan praktis saat pengaturan AC.

Terdapat head unit berukuran 7 inci yang mendukung konektivitas Bluetooth, USB, AUX, sampai Miracast dibagian atas. Di bagaian kokpit, Anda akan menemukan lingkar kemudi tiga palang dengan model cukup keren. Tidak cuma keren secara desain, setir juga bisa diatur secara tilt, tak lupa juga disematkan pengontrol Audio.

Sebagai mobil 7-seater, tentu penting bagi Toyota Rush untuk memberi rasa nyaman di tiap baris tempat duduk. Alhasil, tata letak layout kabin dikonfigurasi ulang untuk memastikan tiap baris punya keleluasaan yang mumpuni. Posisi duduk baris pertama kini dibuat lebih commanding, yang memberi visibilitas lebih baik saat berkendara. Sementara itu, untuk baris kedua mendapatkan 45 mm, dengan jok bisa digeser maju mundur untuk baris ketiga.

Bagaimana untuk ruang baris ketiga? Menggunakan desain body baru, akomodasi penumpang baris ketiga jauh lebih layak dengan ruang kaki dan kepala yang memadai. Namun, akibat posisi duduk yang cenderung tinggi, kursi belakang lebih optimal untuk penumpang bertinggi di bawah 170 cm.

Mesin Toyota Rush
Toyota Rush hadir dalam satu varian mesin, 2NR-VE dengan teknologi Dual VVT-i yang dapat mengatur bukaan katup berdasarkan kebutuhan mesin. Dapur pacu berkapasitas 1.496 cc ini menghasilkan tenaga 102 HP pada 6.000 rpm, dengan torsi 136 Nm pada 4.200 rpm. Jika dibandingkan, performa mesin saat ini tidak sebaik 3SZ-VE yang dipakai pada generasi sebelumnya dengan besaran tenaga 106 HP.

Hadir dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan, Toyota All-New Rush diklaim punya karakter berkendara yang lebih cocok untuk lalu-lintas perkotaan. Untuk performa, mesin ini tidak bisa dibilang spesial, malah cenderung lemot. Akselerasi dari 0-100 dilibas dalam waktu 13,5 detik, hal ini masuk akal mengingat power-to weight ratio yang tidak sebaik Avanza, yang juga memakai mesin 2NR-VE.

Karakteristik suspensi SUV ini dibuat lebih kaku dibanding pendahulunya, namun masih dalam tahap wajar. Alhasil, pengemudian terasa lebih mantap di segala medan, meski masih menyisakan body roll. Power steeringnya juga jadi lebih ringan, yang memberi kemudahan saat bermanuver di kecepatan rendah.

Konsumsi Bahan Bakar Toyota Rush

Meski mesin 2NR-VE diklaim irit bahan bakar, tetnyata konsumsi BBM Toyota Rush juga tidak spesial-spesial amat. Mengacu pada pengetesan jarak jauh, Toyota Rush bertransmisi otomatis mencatatkan konsumsi 11,5 km/liter untuk penggunaan di dalam kota dengan kecepatan 22 km/jam. Sementara itu, untuk rute tol Rush mencatatkan angka lebih baik, yakni sekitar 16 km/liter. Hal ini dicatat dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam. Tidak bisa dibilang buruk, meski tidak impresif.

Fitur

Terdapat fitur keamanan pasif, sudah terdapat 6 SRS airbag di dalam kabin mobil, dua di depan, dua side airbag, dan sisanya curtain airbag. Hadir juga headrest untuk tujuh penumpang yang dipadukan sabuk pengaman dengan jumlah sama. Fitur pengingat sabuk pengaman juga tidak cuma berlaku untuk penumpang depan, namun sampai baris ketiga.

Fitur tersebut dipadu padankan juga dengan berbagai perangkat safety modern seperti Anti-lock Braking System (ABS), Vehicle Stability Control (VSC), dan Hill-Start Assist (HSA). Hebatnya lagi, semua fitur keamanan ini tersedia sebagai standar di seluruh varian, tidak cuma varian tertinggi saja. Untuk membantu proses parkir mobil, disematkan juga fitur rear-parking camera yang juga menjadi standar di semua varian. Dengan fitur safety selengkap ini, tak heran Toyota Rush mendapatkan bintang lima dari ASEAN New Car Assessment Programme (NCAP).

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Innova Zenix Hybrid



Selengkapnya Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *