Kapasitas Oli Mesin Karimun Wagon

Diposting pada


Oli mesin merupakan komponen yang berfungsi sebagai pelumas kendaraan, Kapasitas oli mesin Karimun Wagon sebesar 2,9 liter tanpa oli filter dan 3,1 liter dengan oli filter. Dengan kapasitas oli mesin Suzuki Karimun Wagon  tersebut, disarankan menggunakan oli yang tidak begitu kental dengan ukuran kekentalan 0W-20 agar kinerja mesin lebih ringan.

Karimun Wagon

Fungsi oli yang sangat umum dan paling banyak juga diketahui adalah sebagai pelumas. Oli ini membantu melumasi komponen mesin dan setiap partikel dalam mesin. Kinerja tiap komponen dalam mesin perlu dibuat lebih enteng agar langkah kerja yang dihasilkan lebih maksimal.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Suzuki Ignis dan New Ignis

Kapasitas Oli Mesin Karimun Wagon

Kapasitas oli mesin Karimun Wagon sebesar 3,1 liter bukan tanpa sebab. Kendaraan suzuki satu ini merupakan jenis mobil LCGC yang dijual dengan harga terjangkau. Mesin yang digunakan tipe K10B DOHC dengan kapasitas oli mesin Karimun Wagon 3,1 liter tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 68 Ps pada 6.200 rpm.

Oli Mesin

Oli mesin berfungsi sebagai pelumas

Yang mana telah kita ketahui, salah satu fungsi utama oli mesin adalah sebagai pemulus mesin kendaraan agar dapat bergerak secara licin dan lancar tanpa adanya gesekan yang nantinya akan menyebabkan kerusakan mesin berlanjut. Dan juga dari memuluskan mesin kendaraan akan membuat bunyi mesin kendaraan semakin mulus untuk didengar.

Oli mesin sebagai pelindung dari karat & pembersih mesin

Oli mesin mempunyai peranan yang sangat baik dalam melindungi mesin kendaraan anda dari karat. Hal ini dikarenakan zat yang terdapat dari oli mesin itu sendiri berfungsi baik dalam hal mencegah berkaratnya mesin kendaraan anda. Lalu disisi lain, oli mesin juga dapat mendapat peranan untuk sebagai pembersih mesin kendaraan anda.

Yang mana juga mampu untuk melarutkan segala bentuk kotoran yang ada di mesin, adapun bentuk kotoran ini berupa debu yang masuk dari saluran seal. Dan juga ada efek bahayanya jika kotoran berupa debu ini dianggap sepele. Yaitu akan menyebabkan gesekan logam halus yang mana akan menjadi rentetan kerusakan kerusakan lainnya.

Seperti lecet komponen, mesin overheat, dan akhirnya lock engine. Jadi mesin kotor tidak boleh dianggap sepele dan oli mesin adalah solusi utama nya.

Oli mesin bisa mendinginkan mesin yang panas.

Terjadinya banyak gesekan saat mesin berjalan, tentu saja hal ini akan menyebabkan mesin panas bahkan bisa overheat. Dan disinilah salah satu peran oli mesin bekerja. Dengan cara konduksi, panas akan dikeluarkan oleh oli melalui dinding mesin anda, sehingga mesin tetap dingin.

Oli mesin mampu meningkatkan performa mesin bekerja

Fungsi yang ini adalah fakta dan dengan fungsi ini anda juga dapat menghemat pengeluaran anda dikarenakan performa mesin meningkat. Jika dilakukan pemakaian oli mesin yang tepat maka akan meningkatkan performa mesin kendaraan sehingga tenaga dan torsi yang dihasilkan oleh komponen mesin kendaraan bisa maksimal sesuai dengan standarnya.

Bahkan ada juga beberapa penelitian yang menyatakan bahwa oli mesin juga mampu menghemat konsumsi bensin atau bahan bakar untuk mesin. Yang mana fungsi sangat relevan dengan kebutuhan kebanyakan orang berkendara, yaitu hematnya konsumsi bahan bakar.

Menghindarkan Komponen Mesin dari Korosi

Salah satu fungsi oli mesin adalah sebagai pelumas. Namun siapa sangka fungsi ini juga memberikan dampak lain yang bermanfaat untuk kondisi mesin. Salah satunya adalah menghindarkan komponen mesin dari korosi. Setiap bagian pada mesin yang menyatu dalam membentuk mesin tidak terjamin untuk terhindar dari paparan polusi. Hal ini karena partikel debu, kotoran, maupun air sifatnya mudah memasuki celah kecil yang terdapat dalam mesin. Inilah yang menyebabkan mesin rentan terkena karat.

Karat yang timbul bisa disebabkan karena percampuran polusi dan air yang menempel pada mesin. Dalam hal ini, oli berfungsi untuk memberikan lapisan yang menyeluruh pada tiap komponennya. Lapisan yang terbentuk dari oli akan melindungi setiap komponen dari partikel polusi yang membahayakan.

Oli akan menangkap semua partikel debu yang mungkin masuk dalam mesin untuk dihilangkan dari tiap komponennya. Itulah mengapa semakin lama oli dipakai, warnanya akan berubah menjadi semakin gelap. Warna tersebut menandakan bahwa oli telah berhasil mengangkat kotoran dalam mesin.

Meminimalisir Gesekan

Fungsi oli mesin selain menjadi pelumas, nyatanya juga mampu membuat komponen mesin terlapisi dengan baik. Hal ini akan menjadikan besar gaya gesek yang timbul di setiap komponen mesin menjadi berkurang. Gaya gesek yang sedikit akan meminimalisir gesekan antar permukaan komponen dalam mesin. Gaya gesek yang timbul juga tidak akan menimbulkan kerusakan pada bagian mesin.

Permukaan yang licin menjadikan gesekan yang terjadi menjadi sangat minim. Hal ini akan menghindarkan mesin dari kondisi cepat aus. Dampaknya pun bisa menyebabkan mesin lebih lama digunakan karena komponennya lebih awet.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin New Baleno

Spesifikasi Suzuki Wagon

Suzuki meramaikan persaingan ketat pasar mobil LCGC dengan membawa Suzuki Karimun Wagon. Mobil yang sudah beredar di Indonesia sejak 2013 ini mengalami pembaharuan pada tahun 2017. Namanya pun kini resmi berubah menjadi Suzuki Karimun Wagon. Penyegaran ini tidak hanya perkara nama saja. Karimun juga mendapatkan tampilan baru untuk membawa kesan yang lebih modern.

Anda bisa melihat sendiri bahwa ada perubahan minor pada bagian grill depan jika dibandingkan dengan Suzuki Karimun generasi sebelumnya. Update tersebut kemudian menggantikan roof rail yang terdapat pada versi lamanya. Tentu saja, Suzuki tengah menghadapi kompetisi berat di pasar otomotif Indonesia. Pasalnya, dalam beberapa tahun ini pasar LCGC berkembang dengan sangat pesat.

Eksterior Suzuki Karimun Wagon

Saat Anda hendak membeli mobil, penampilan eksterior adalah hal pertama yang akan Anda lirik. Terlebih lagi, Anda pasti enggan membawa mobil yang desainnya sudah out of date dan tidak memberikan daya tawar tersendiri. Sebagai sebuah mobil berjenis LCGC, Karimun Wagon 2020 memang memberikan outlook yang cukup berbeda dari kompetitornya. Apalagi, mobil ini memang terkenal unik dari pertama kali keluar.

Dalam versi terbarunya, Karimun memperkenalkan wajah yang lebih modern dan mewah. Pasalnya, kini Anda dapat melihat lapisan krom pada beberapa sisinya. Tentu saja, ini memberikan kesan sporty dan futuristik yang populer di banyak kalangan. Tenang saja! Suzuki juga tetap mempertahankan ukuran mungil dari Karimun. Size inilah yang akan membuat Anda dapat dengan mudah bermanuver di jalanan kota yang rawan macet.

Interior

Anda tidak akan kecewa dengan interior Suzuki Karimun Wagon 2020. Terlebih lagi, ketika Anda memasuki kabin mobil, Anda dapat langsung menikmati garis-garis signature Karimun yang sudah ada sejak versi sebelumnya. Bagian dashboard-nya tentu saja masih membawa kesan mewah karena tampilan yang dominan dengan warna hitam.

Nah, di versi paling baru ini, Suzuki juga memberikan lapisan jok dengan warna senada. Tak pelak, ini membuat keseluruhan desain kabin tampak lebih istimewa. Fitur-fitur dari Karimun pun kini terasa lebih mumpuni. Anda kini bisa mendapatkan head unit canggih yang memberikan kenyamanan tersendiri bagi penumpang.

Tak hanya itu saja, Karimun juga memberikan storage yang cukup leluasa. Bagian bagasinya saja dapat menampung barang bawaan Anda hingga 597 liter.

Performa Mesin yang Handal

Suzuki Karimun Wagon 2020 menjanjikan performa mesin yang handal untuk kebutuhan sehari-hari Anda di perkotaan. Mesinnya kini menggunakan mesin K10B yang lengkap dengan DOHC. Anda akan mendapatkan mesin dengan kapasitas 998 cc dan 3 silinder. Dengan mesin yang handal ini, Karimun Wagon dapat memproduksi tenaga 68 Ps di 6200 RPM. Untuk torsi maksimumnya adalah 90 Nm di 3500 RPM. Performa yang handal ini tentu sudah sangat pas untuk Anda yang sering menggunakannya di jalanan kota.

Ada banyak alasan yang dapat mempengaruhi kenyamanan sebuah mobil LCGC. Salah satu di antaranya adalah bagian kaki-kaki dan rangka pada mobil itu sendiri. Terlebih lagi, rangka memang mendukung kemudahan bermanuver dan berakselerasi pada sebuah mobil. Setir mobil Karimun Wagon R 2020 sudah mendukung pemakaian electric power steering dan rack and pinion system. Handling yang nyaman akan membuat Anda merasakan putaran kemudi yang ringan.

Sedangkan, pada bagian suspensinya, Karimun sudah memakai MacPherson Strut dengan coil spring di bagian depan. Lalu pada suspensi belakang, mobil ini dilengkapi 3-Links Rigid dengan coil spring. Keduanya, tentu sangat tangguh untuk meng-handle benturan yang terjadi dalam perjalanan. Rem mobil Karimun Wagon R 2020 memakai ventilated disc di bagian depan. Selanjutnya, pada bagian belakang mobil ini menggunakan rem tipe drum. Kedua tipe rem tersebut terhubung dengan wheel dengan ukuran 145/80 R13.

Baca juga” Kapasitas Oli Mesin Jimny

GENERASI SUZUKI KARIMUN

1. Karimun

Karimun generasi pertama atau kerap disebut sebagai Karimun kotak diluncurkan pada 9 September 1999. Disebut sebagai Karimun kotak lantaran bentuknya mengotak seperti minibus yang dibuat lebih kecil.  Karimun kotak menggunakan mesin legendaris Suzuki, yakni F-10A 970 cc, Mesin yang sama juga digunakan Suzuki di Carry ST-100, Katana, Jimny SJ-410, dan Forsa.

Mesin tersebut dikenal sebagai mesin yang bandel, mudah dirawat, dan biaya perawatannya murah. Hingga akhir produksinya di Indonesia, Karimun kotak hanya tersedia dalam transmisi manual lima percepatan. Karimun kotak juga unggul dari segi kelapangan dibandingkan kedua adiknya. Terlihat kecil dan sempit dari luar, akan tetapi begitu masuk ke dalamnya kesan itu langsung menghilang.

Saat ini Karimun kotak masih banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. Selain karena kelapangan kabin dan kemudahan perawatannya, mobil tersebut dicari lantaran modelnya yang unik dan bernuansa Jepang.  Karena memang Karimun kotak merupakan versi lokal dari Wagon R Wide atau versi non-kei car dari Wagon R.

Harga bekasnya tergolong tinggi, bahkan terkadang harga bekasnya melampaui adik-adiknya apabila kondisinya sangat baik. Karimun kotak dijual dengan harga Rp40 juta-Rp50 jutaan untuk keluaran 1999-2002 dan tipe DX keluaran 2003-2006.  Sementara itu, untuk tipe GX keluaran 2003-2006 dijual dengan harga Rp50 juta-Rp70 jutaan.

2. Karimun Estilo

Generasi kedua dari Karimun ini berbeda dengan kakak dan adiknya yang bentuknya cenderung mengotak. Karimun Estilo hadir dengan bentuk yang membulat dan dimensi sedikit lebih kecil dibandingkan dengan Karimun kotak. Karimun Estilo mengambil basis dari Wagon R versi Maruti Suzuki India. Mobil ini terbagi menjadi dua jenis, yakni keluaran pertama 2007-2008 dan keluaran kedua 2009-2012.

Perbedaan diantara keduanya terletak pada mesin yang digunakan. Karimun Estilo generasi pertama menggunakan mesin dari keluarga yang sama dengan mesin Karimun kotak, yakni F-10D 1.100 cc empat silinder.

Sementara itu, untuk generasi keduanya menggunakan mesin K10B 1.000 cc tiga silinder. Mesin tersebut merupakan mesin yang sama dengan mesin Karimun Wagon R. Selain perbedaan pada mesin, terdapat pula perbedaan minor atau facelift pada eksteriornya. Sama seperti Karimun kotak, Karimun Estilo dari awal hingga akhir produksinya hanya tersedia transmisi manual lima percepatan. Harga bekas dari Karimun Estilo saat ini berada di rentang Rp50-80 juta. Karimun Estilo generasi kedua lebih banyak dicari lantaran jauh lebih hemat bahan bakar walaupun tenaganya tak sebesar kakaknya.

3. Karimun Wagon R

Karimun Wagon R atau Karimun generasi ketiga yang hadir di Tanah Air ini kembali hadir dalam bentuk mengotak. Mobil ini mengambil basis dari Wagon R Stingray yang diproduksi oleh Maruti Suzuki India. Mobil yang dipasarkan mulai Oktober 2013 ini awalnya tersedia dalam tiga level trim yakni GA, GL dan GX.

Barulah pada 2014, dikeluarkan varian khusus bernama Dilago yang akhirnya disuntik mati pada 2015. Selain meluncurkan varian Dilago, pada tahun yang sama juga diluncurkan versi GS dengan tampilan Sporty. Varian tersebut bertahan hingga facelift kedua dan penghentian produksinya untuk pasar dalam negeri tahun ini.

Hingga 2014, Karimun Wagon R yang dipasarkan di Indonesia bertransmisi manual lima percepatan. Barulah pada 2015 Suzuki menghadirkan transmisi otomatis Auto Gear Shift (AGS).

Suzuki Karimun Wagon R mendapatkan pembaruan atau facelift pada bulan April 2017. Varian yang tersedia adalah GA, GL dan GS. Mobil ini juga tersedia dengan varian blind van untuk kendaraan komersial berdasarkan pesanan. Harga bekas dari mobil Karimun Wagon berada di rentang harga Rp55 juta hingga Rp 100 jutaan. Adapun, untuk barunya Karimun Wagon R dibanderol  dengan harga antara Rp122 juta hingga Rp144,5 juta.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin dan Transmisi SX4 S-Cross



Selengkapnya Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *