Kapasitas Oli Mesin Carry Pick Up

Diposting pada


Kapasitas oli mesin Carry Pick Up tanpa filter oli sebesar 3,7 liter sementara bersama dengan filter oli adalah 4 liter. Oli mesin mobil Suzuki memerlukan penggantian secara berkala agar memberikan manfaat maksimal. Karena oli inilah mesin bisa bekerja menghasilkan performa yang maksimal serta terhindar dari risiko buruk yang sangat merugikan.

Suzuki Carry Pick Up memang mobil yang sangat bisa diandalkan. Tidak hanya bisa digunakan untuk mengangkut penumpang, tetapi juga cocok digunakan oleh pebisnis sebagai mobil niaga, baik yang versi minibus atau pick up. Untuk mendukung kinerja Suzuki Carry, jangan lupa untuk rutin ganti oli mesin mobil Suzuki Carry.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Mitsubishi Outlander PHEV 7-Seater

Kapasitas Oli Mesin Carry Pick Up

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan generasi terbaru raja Pick Up Indonesia, Suzuki New Carry Pick Up, di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Meski mengalami perubahan desain dan mesin, kapasitas oli mesin Carry Pick Up tetap sebesar 3,7 liter dan menggunakan filter oli sebanyak 4 liiter.

Suzuki Carry Pick Up terbaru ini menggunakan mesin baru K15B-C dan DOHC 16 Valve berkapasitas 1.500 cc, sehingga semakin tangguh pada berbagai kondisi jalan dan tetap irit bahan bakar. Jantung mekanis tersebut dikatakan sama dengan yang disematkan pada Suzuki Ertiga dan Jimny. Dengan menggunakan mesin baru, biaya perawatan New Suzuki Carry Pick Up sangat efisien.

Konsumen hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 2,3 jutaan untuk melakukan perawatan kendaraan, hingga 50 ribu kilometer. Biaya tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil (SGO) namun belum termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga lainnya.

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, biaya perawatan ini lebih mahal sedikit. Hal ini karena basis mesin baru, model lama menggunakan seri G, sedangkan yang terbaru seri K. Pada mesin baru ini terbukti lebih hemat bahan bakar. akan tetapi, mesin baru Carry Pick Up membutuhkan jenis oli yang berbeda dari Carry lama karena perbedaan seri mesin.

Mesin baru menggunakan oli yang tingkat API-nya lebih tinggi. Untuk diketahui bahwa all-new Suzuki Carry menggunakan mesin K15B-C yang berkapasitas 1.5000 cc. Jantung mekanis tersebut diklaim menghasilkan tenaga sebesar 95 hp pada 5.600 rpm. Torsinya berkisar di 135 Nm pada 4.400 rpm.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Honda ZR-V

Tips Memilih Oli Untuk Mobil Suzuki

Dengan besarnya risiko, oli mesin mobil Suzuki harus selalu dalam kondisi berkualitas. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam memilih oli mobil Suzuki.

  1. Sesuaikan dengan kendaraan. Pertama harus menyesuaikan dengan spesifikasi mesin kendaraan. Hal ini karena karakter mesin yang satu dengan yang lain berbeda-beda sehingga membutuhkan oli dengan kekentalan yang berbeda pula.
  2. Konsultasi dengan ahli. Jika tidak mengetahui dengan pasti oli apa yang dibutuhkan sebaiknya konsultasikan dengan yang ahli. Dalam hal ini, bengkel resmi bisa menjadi rujukan untuk mendapatkan penjelasan. Atau mendapatkan informasinya melalui situs resmi Suzuki Indonesia.
  3. Gunakan Suzuki Genuine Oil. Tips ketiga sebaiknya gunakan oli resmi yang direkomendasikan Suzuki, yakni Suzuki Genuine Oil (SGO). Untuk saat ini Oli Ecstar adalah oli resmi yang digunakan untuk seluruh kendaraan merek Suzuki.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Innova Hybrid

Oli ECSTAR

Produk oli ini diluncurkan pada awal 2020 menggantikan SGO lama. Oli Ecstar diformulasikan secara khusus untuk memberikan kinerja terbaik pada mesin agar mampu mengurangi gesekan, membersihkan mesin, serta mempertahankan stabilitas temperatur mesin. Sehingga menghasilkan efisiensi bahan bakar yang optimal sekaligus melindungi mesin. Secara spesifik ada 3 kelebihan yang ada pada oli Ecstar, yaitu:

  1. Hemat Bahan Bakar. Formulasi yang menghasilkan performa tinggi dan memenuhi standar efisiensi bahan bakar mesin Suzuki.
  2. Perlindungan Mesin Luar Biasa. Teknologi pelumas yang inovatif, mencapai kestabilan temperatur sehingga memberikan perlindungan mesin bahkan pada saat menyalakan mesin di kondisi dingin.
  3. Mesin Bersih untuk Usia Mesin yang Lebih Lama. Performa yang bersih memperpanjang usia mesin dengan mencegah pembentukan lumpur dan endapan sehingga mesin bebas dari masalah.

Ada 2 jenis oli Ecstar tersedia untuk mobil Suzuki bermesin bensin, yaitu F7000 berbasis Semi Sintetis dan F9000 berbasis Full Sintetis dengan performa lebih tinggi. Oli yang kedua ini (ECSTAR 0W–20) telah mencapai standar API (American Petroleum Standard) tertinggi yaitu SN yang berarti memiliki kualitas oli mesin terbaik.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Honda HR-V Turbo

Keunggulan oli ECSTAR 0W–20 API-SN
  1. Meningkatkan perlindungan piston terhadap deposit akibat temperatur tinggi.
  2. Pengendalian sludge yang lebih baik untuk membantu memperpanjang usia dan menjaga kondisi mesin tetap bersih.
  3. Meningkatkan perlindungan pada kondisi putaran mesin rendah.
  4. Ramah lingkungan.
  5. Lebih kompatibel terhadap alat pengendali emisi, seperti katalitik konverter.
  6. Lebih kompatibel terhadap seal-seal di dalam mesin.

Untuk mobil-mobil terbaru mayoritas kompatibel dengan oli ECSTAR F9000 0W–20 SN. Misalnya All New Ertiga, Ertiga Type 2, S-Cross, Jimny, Ignis, Karimun Wagon R, Swift Sport, dan All New Swift. Sedangkan untuk model lebih lama lebih direkomendasikan ECSTAR F7000. Sebagai contoh Anda yang mau ganti oli mesin mobil Suzuki Carry PU direkomendasikan ECSTAR F9000 0W–20 SN atau ECSTAR F9000 5W–30 SN/GF-5.

Namun untuk Carry 1.0 atau Carry model lawas direkomendasikan ECSTAR F7000 10W–40 SL. Oli yang cocok untuk mobil Suzuki Escudo juga direkomendasikan jenis ECSTAR F7000 10W–40 SL ini. Begitupun dengan model lawas Suzuki yang lain seperti APV, Karimun Estilo, Escudo XL-7, Every, Caribian, Katana, dan Baleno sedan juga menggunakan ECSTAR F7000 ini.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Hyundai Stargazer

Risiko Tidak Ganti Oli

Mengganti oli adalah perawatan dasar untuk mobil. Jika tidak mengganti oli secara berkala, dapat terjadi risiko buruk pada kendaraan Anda. Beberapa dampaknya adalah sebagai berikut:

  1. Performa mesin menurun. Oli yang sudah jelek tentunya tidak akan berfungsi maksimal sebagai pelumas. Gesekan menjadi semakin kencang sehingga terdengar suara kasar dari mesin mobil.
  2. Komponen rusak. Ketika mobil beroperasi, komponen akan mengalami gesekan yang kencang. Apabila tidak diminimalisasi dengan pelumasan yang baik, maka komponen mesin bisa aus dan rusak.
  3. Ruang mesin kotor. Oli yang jelek akan terlihat menghitam. Sebabnya adalah kotoran sudah bercampur dengan oli. Akibatnya, ruang mesin juga menjadi kotor. Jika dibiarkan terlalu lama akan membuat mesin berkarat, bahkan menyumbat saluran dalam mesin. Kotoran yang menumpuk ini akan membuat kerja mesin terganggu.
  4. Boros BBM. Apabila mesin bekerja semakin berat, maka mesin akan mencari sumber tenaga lain, yaitu dari BBM. Sehingga konsumsi BBM menjadi semakin boros.
  5. Overheat atau terjadi panas berlebih. Selain sebagai pelumas, fungsi oli juga sebagai pendingin. Kalau oli sudah tidak bagus, maka oli akan kehilangan fungsinya sebagai pendingin mesin. Mesin bisa menjadi overheat, meleleh, bahkan terbakar.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Daihatsu Rocky 1.2

Ganti Filter Oli

Filter oli mesni adalah komponen kecil yang dipasang di bodi mesin untuk menyaring oli dari segala kotoran dan partikel lainnya. Cara kerjan filter oli yaitu akan disedot oleh pompa melalui oil screen menuju filter oli. Oli akan disaring oleh kertas filter dan oli yang bersih kemudian akan disalurkan ke bagian blok mesin. Semakin bagus kertas saringan yang ada dalam filter oli, semakin bersih dan aman oli untuk dialirkan ke mesin.

Filter oli perlu diganti secara rutin, Anda bisa melihatnya di buku panduan mobil Anda. Tapi kebanyakan pemilik mobil mengganti filter olinya ketika mereka mengganti oli. Jika itu dirasa terlalu boros, maka gantilah filter oli pada saat Anda ganti oli untuk yang kedua kalinya. Artinya jika bulan ini Anda hanya ganti oli saja, maka bulan berikutnya Anda perlu mengganti oli sekaligus filter olinya.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin All New Camry 2.5 Hybrid

Tips Merawat New Carry Pick Up

1. Rawat kondisi ban

Pemilik diharapkan selalu melakukan perawatan pada bagian ban atau roda yang dapat dilakukan sebelum kendaraan digunakan. Perhatikan tekanan udara pada ban sesuai rekomendasi di buku Pedoman Pemilik Kendaraan. Kegiatan itu dilakukan agar tetap menjaga performa traksi ban tetap optimal yang sekaligus dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar dan fungsi pengereman. Pastikan juga cek ketebalan permukaan tapak ban atau sesuai rekomendasi.

2. Kondisi pengereman dan kopling

Bagian yang terpenting dalam sebuah kendaraan agar tetap selamat adalah pada bagian pengereman dan kopling. Pengendara dapat memperhatikan kinerjanya melalui langkah termudah dengan cara menginjak pedal sambil merasakan pengereman dan kopling dalam kondisi yang normal. Kemudian, pengendara juga perlu meminta bengkel resmi Suzuki untuk melakukan pengecekan kampas rem, volume minyak rem dan kanvas kopling sesuai petunjuk perawatan kendaraan.

3. Perhatikan fungsi lampu dan wiper

Memasuki musim penghujan seperti saat ini, pemilik juga harus memastikan semua lampu dan wiper agar berfungsi secara normal. Lampu depan/headlamp, lampu tanda belok, lampu rem dan wiper juga memiliki peran terhadap kinerja dan keselamatan pengendara. Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik agar dapat menerangi perjalanan ataupun terlihat oleh pengendara lain, terlebih pada kondisi malam hari.

Jangan memodifikasi lampu atau kelistrikan lainnya terkait dengan fungsi lampu. Selanjutnya merawat wiper merupakan hal esensial saat musim hujan agar menghasilkan pandangan yang lebih maksimal. Periksa kelenturan/fungsi karet wiper dan isi cairan wiper secara rutin.

4. Perhitungkan Muatan

Kapasitas bak New Carry Pick-Up yang besar sangat menguntungkan bagi pengendara. Namun cara penempatan barang di bak harus dilakukan dengan baik. Letakkan barang yang berbobot lebih berat pada bagian terdepan dari bak muatan, dan barang berbobot lebih ringan pada bagian paling belakang.

Pembagian beban pada mobil dapat menjaga kestabilan kendaraan. Suzuki menyarankan kepada pengendara untuk tidak mengangkut barang melebihi batas berat maksimal 1 ton dan tidak membawa muatan yang bentuknya melebihi panjang dan ketinggian kendaraan.

5. Hindari membawa bahan material/cairan yang mudah terbakar

Membawa bahan material/cairan yang mudah terbakar dapat menimbulkan potensi bahaya bagi pengendara dan penumpang, misal Bensin, Solar, Oli, Minyak Sayur dan chemical cairan lainnya. Penyimpanan yang tidak baik dapat menyebabkan kebocoran atau tumpah. Jika terjadi kebakaran maka New Carry Pick Up Anda tidak bisa beroperasi untuk aktifitas sehari-hari.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Daihatsu Rocky 1.2



Selengkapnya Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *