Kapasitas Oli Mesin All New Xenia

Diposting pada


Kapasitas oli mesin All New Xenia 1300cc memiliki kapasitas yang berbeda dari ukuran mesin lainnya. Pada mesin ini, mempunyai daya tampung sebesar 3.5 liter menggunakan filter. Sedangkan, kapasitas oli mesin mobil Xenia tanpa mengganti filternya, maka hanya membutuhkan 3.3 liter. Xenia generasi pertama menggunakan mesin 1.000 cc EJ-DE non VVT-i dan 1.300 cc K3-E. Ketika facelift, dua mesin tersebut menggunakan teknologi VVT-i.

All New Xenia

Mobil Xenia yang diproduksi sebelum tahun 2015 disarankan menggunakan oli dengan spesifikasi SAE 10W-40. Sementara kapasitas oli mesin All New Xenia yang usianya kurang dari 5 tahun disarankan menggunakan SAE 5W-30 dengan kekentalan yang lebih rendah.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Ayla

Kapasitas Oli Mesin All New Xenia

Kapasitas oli mesin All New Xenia 1300cc memiliki kapasitas sebesar 3.5 liter dengan filter oli dan 3.3 liter tanpa filter oli. Oli memiliki peranan penting pada setiap komponen di sebuah kendaraan bermotor termasuk mobil. Setiap mesin mobil pastinya membutuhkan oli dengan spesifikasi yang berbeda pula.

Rekomendasi Oli mobil Xenia

TOP 1 HP Sport 5W-30

TOP 1 menyediakan oli yang bisa diapikasikan untuk mesin Daihatsu Xenia terbaru. Kandungan Xtra-Clean Additives pada oli ini juga akan bekerja membersihkan kerak yang mungkin terdapat pada ruang meisn tersebut sekaligus mencegah kerak dari sisa pembakaran kembali timbul. Selain itu oli ini juga akan menjaga suhu mesin tetap stabil meski melaju pada kondisi jalan yang macet.

Menariknya, untuk mendapatkan semua kelebihan itu, harga oli ini juga cukup terjangkau.

Motul H-Tech 100 Plus 5W-30

Oli full sintetis lain yang juga kami rekomendasikan untuk Xenia 1.300 cc dan 1.500 cc terbaru adalah Motul H-Tech 100 Plus dengan viskositas 5W-30. Motul H-tech memiliki kandungan khusus yang bertugas membersihkan ruang mesin serta menjaga dinding dan bagain bagian mesin dari kemungkinan aus akibat terjadi gesekan saat mesin bekerja.

Oli ini juga akan menjaga suhu mesin mobil tetap optimal meski pada kondisi jalan macet atau dipacu dengan kecepatan tinggi. Sehingga kinerja mesin juga akan tetap pada kondisi yang terbaik.

Fastron Techno 10W-40

Jika kendaraan Anda diproduksi di bawah tahun 2015, maka coba Fastron Techno 10W-40 bisa menjadi pilihan untuk dipertimbangka. Meskipun viskositas dari pelumas ini cukup kental, namun oli ini berjenis full sintetis yang mengandung aditif khusus racikan Pertamina. Kandungan pada pelumas ini akan memberikan perlindungan terhadap semua komponen di dalam mesin bahkan sejak pertama kali mesin dihidupkan.

Ini bertujuan agar mesin tidak mengalami stress tinggi selama mobil digunakan.

Shell Helix HX6 10W-40

Shell juga menyediakan oli untuk Daihatsu Xenia dengan viskositas 10W-40 melalui Helix HX6. Oli semi sintetis ini menggunakan teknologi Flexi-Molecule dan Active Cleansing yang akan membentuk lapisan film yang bekerja memberikan perlindungan pada permukaan komponen mesin dan aktif membersihkan ruang mesin hingga celah terkecil.

Bahkan Shell mengklaim kalau perlindungan terhadap komponen mesin yang diberikan oleh Shell Helix HX6 bisa 40 persen lebih baik daripada pelumas lain yang sejenis.

Castrol Magnatec 10W-40

Oli mesin mobil Xenia berikutnya yang kami rekomendasikan jika mobil Anda sudah berusia lebih dari 5 tahun adalah Castrol Magnatec. Berjenis oli semi sintetis, pelumas dengan viskositas 10W-40 ini teknologi Self Healing Layer yang bekerja untuk membentuk lapisan perlindungan dan memperbaiki dengan sendirinya saat kamu berkendara dalam kondisi stop and go.

Kemudian oli Castrol Magnatec juga memiliki molekul pintar yang dapat melekat pada setiap komponen mesin hingga ke bagian terkecil. Sehingga semua komponen ini bisa terlindungi untuk menjaga kualitasnya ketika mesin berkerja.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Mobilio

Mesin Mobil Xenia dari Berbagai Tipe
Mobil Xenia 1.3 X

Tipe mobil Xenia 1300cc ini termasuk yang terendah dibandingkan yang lainnya. Memiliki 4 silinder DOHC Dual VVT-i dengan kode 1NR-VE. Transmisinya ada yang menggunakan manual 5 percepatan dan 4 otomatis percepatan. Mobil ini memiliki headlamp, door handle, spion luar, side moulding guard, dan antena seperti sirip hiu. Bagasi bagian belakang mempunyai aksen chrome.

Sedangkan, pada bagian sisi kabinnya memakai AC, electric power steering, dan masih banyak lagi. Selain itu, fitur pada tipe ini juga cukup lengkap. Diantaranya seperti Dual SRS Airbag, Side Impact Beam, Safety Belt Warning. Juga memiliki fitur Power Window with Jam Protection, Back Sonar, dan Door Lock with Speed Sensing.

Mobil Xenia Tipe 1.3 R

Tipe R lebih tinggi tingkatannya daripada Xenia X. Mesinnya sama, tetapi terdapat tambahan pada beberapa bagiannya. Misalnya, gril depan yang menggunakan aksen chrome dan spion luar yang bisa Anda lipat otomatis. Selain itu, juga sudah menggunakan kunci mobil immobilizer pada bagian kabinnya. Pada sistem tata suara audio, terdapat tambahan tweeter. Xenia tipe R ini juga dilengkapi dengan komponen yang membuatnya lebih hemat bahan bakar.

Mobil Xenia 1.3 X Deluxe

Jenis ini lebih mewah daripada Xenia tipe X biasa. Sebab, terdapat fitur tambahan yang membuatnya lebih menarik. Misalnya, aerokit di bemper depan dan fog lamp bezel. Spion luarnya juga ada tambahan lampu sein LED. Selain itu, atapnya juga telah dipasang dengan real spoiler beserta lampu stop memakai LED. Sedangkan di bagian dalamnya sama dengan tipe X biasa. Namun, tipe mobil Xenia ini lebih canggih, yaitu menggunakan model layar sentuh.

Mobil Xenia 1.3 R Deluxe

Dipastikan Anda akan nyaman menggunakan mobil tipe ini, sebab sudah memakai sistem head unit layar sentuh. Dimana fitur tersebut bisa terkoneksi dengan ponsel. Selain itu, juga terdapat fitur Corner Sensor di bagian bemper depan. Tipe ini sama seperti Xenia R biasa, tetapi ada sedikit tambahan aksesoris yang membuatnya lebih lengkap. Diantaranya seperti aero kit pada bumper depan dan belakang, real spoiler memakai LED stop lamp, dan lainnya.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Honda Civic Type R

Waktu Yang Tepat Ganti Oli

Daihatsu Xenia jadi salah satu pilihan mobil keluarga entry level yang menawarkan beragam fitur. Kembaran dari Toyota Avanza ini memiliki 3 pilihan kapasitas mesin yaitu 1.000 cc, 1.300 cc, dan 1.500 cc. Ternyata perbedaan kapasitas mesin itu berpengaruh pada pola perawatannya juga, lho! Salah satunya yaitu waktu yang tepat untuk mengganti oli.

Xenia 1.500 cc yang menjadi varian tertinggi dipasarkan sekitar Rp215 jutaan dengan mesin bertenaga 102 tk. Kapasitas oli mobil ini 3,5 liter. Berbeda dengan Xenia 1.300 cc yang memiliki kapasitas oli 2,7 liter. Sedangkan varian paling standard yaitu 1.000 cc hanya bisa menampung oli sebesar 2,1 liter. Perbedaan kapasitas ini akan mempengaruhi interval waktu untuk melakukan penggantian oli.

1. Jarak Tempuh

Hal pertama yang paling harus diperhitungkan yaitu besaran jarak tempuh mobil. Gantilah oli mobil kamu ketika Xenia milikmu sudah mencapai 10.000 kilometer, atau setidaknya sudah dipakai selama 5 bulan. Jadi, misalnya setelah 6 bulan jarak tempuh kamu belum mencapai 10.000 kilometer ada baiknya kamu untuk tetap mengganti oli. Hal ini biasa terjadi jika kamu tinggal di perkotaan di mana kamu sering terjebak dalam kemacetan lalu lintas.

2. Kualitas Oli Menurun

Tanda oli mengalami penurunan kualitas bisa dilihat ketika mobil kamu mengalami penurunan performa. Mesin mobil kamu tak semulus sebelumnya, terasa berat, bahkan ada bunyi aneh. Warna oli pun sudah berubah menjadi coklat keruh atau kehitaman. Itu tandanya sudah banyak kotoran dan kerak bercampur dengan oli mobil kamu. Maka segeralah ganti dengan oli yang baru.

3. Kuras Oli Setelah Mencapai 50.000 Kilometer

Ganti oli Xenia yang sudah mencapai 50.000 kilometer agak berbeda dengan cara biasa. Kamu harus menguras seluruh oli. Ritual kuras oli ini membutuhkan 3-4 kali lipat lebih banyak daripada biasanya. Kamu harus memastikan oli yang mengalir di ruang mesin sudah bersih tanpa ada kotoran dan kerak yang tersisa. Karena jika dibiarkan, hal tersebut dapat menimbulkan kerusakan yang fatal. Mesin pun jadi tidak prima.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin Karimun Wagon

All New Xenia

Daihatsu Xenia generasi ketiga telah resmi meluncur pada pekan lalu. Sosok low MPV ini berubah total semenjak memakai platform DNGA. Hadirnya platform tersebut membuat Daihatsu Xenia 2022 lebih pipih namun dengan optimalisasi ruang yang cukup baik. Platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA) yang membuat semuanya serba baru dan canggih.

DNGA adalah platform terbaru dari Daihatsu yang dikembangkan dengan konsep: Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau, Teknologi Terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien. Salah satu unsur DNGA ialah memakai penggerak roda depan alias FWD. Alasannya, karena front wheel drive ini membuat kabin atau interiornya lebih lapang meskipun ukurannya kompak.

Eksterior Daihatsu Xenia

Hal yang membuat Daihatsu Xenia 2022 terlihat menarik ialah disematkannya lampu LED dengan penampilan modern, serta polished alloy wheel yang sporty, yang membuat tampil lebih futuristik. Selain itu, All New Xenia juga memiliki kabin dan bagasi yang luas, tiga baris kursi fleksibel yang bisa disesuaikan menjadi “sofa mode” untuk memaksimalkan posisi istirahat penumpang ketika dalam perjalanan jauh. Pada instrumen panel nya sendiri didesain untuk memberikan keleluasaan jarak pandang dalam berkendara.

Interior Daihatsu Xenia

Saat berkendara Xenia di generasi pertama dan kedua, sensasi duduk di kursi pengemudi hampir tidak ada bedanya. Berkonsep dashboard sederhana supaya lega dan pandangan di kaca depan leluasa. Namun pada generasi ketiga, desain dashboard Xenia begitu complicated dengan banyak garis tegas. Meskipun demikian kesan lega tetap dijaga, salah satunya dengan pemakaian setir baru yang diameternya sedikit lebih kecil.

Desain dashboard di Daihatsu Xenia 2022 bergaya multi layer, yang mengingatkan kita akan bentuk Toyota Sienta. Desain yang landai di sisi atas dashboard ini memberikan kesan lega dan visibilitas yang luas. Kabinnya juga lebih kedap dengan pintu yang terasa lebih berat. Hal yang patut diapresiasi dari desain Daihatsu Xenia generasi ketiga ini ialah soal visibilitas mengemudi. Kita tahu kalau kap mesin Xenia ini cukup besar, namun saat di balik kemudi sensasinya seperti mengendarai GranMax atau mobil dengan kap pesek.

Mesin Daihatsu Xenia

Bicara soal dapur pacu, All New Xenia ditawarkan dengan dua pilihan mesin yang sama seperti generasi sebelumnya, yakni 1.3L dan 1.5L. Untuk varian 1.3L dengan mesin 1NR-VE 4 silinder segaris 16 valve DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.329 cc diketahui dapat menghasilkan tenaga 97.9 PS @6.000 rpm serta torsi 121 Nm setara 4.200 rpm. Sedangkan mesin 2NR-VE 1.496 cc 4 silinder segaris 16 valve DOHC Dual VVT-i mampu memeras tenaga hingga 106 PS setara 6.000 rpm serta torsi puncak 137 Nm setara 4.200 rpm.

Fitur Daihatsu Xenia

Bicara fitur unggulanya, Daihatsu Xenia 2022 memperoleh New Advanced 4.2 Inch Digital TFT MID yang dapat menampilkan segala informasi penting mengenai status kendaraan yang disajikan secara virtual. Untuk sistem hiburannya, beberapa variannya disematkan head unit layar sentuh 9 inci bertipe floating yang modern serta around view camera 360 derajat.

Selain itu, Xenia terbaru turut disematkan fitur Window Jam Protection, Immobilizer, Rear parking Camera, new push start button yang dengan mudah menghidupkan dan mematikan mobil, serta fitur new auto A/C yang secara efektif dapat mendinginkan suhu kabin dengan lebih cepat.

Baca juga: Kapasitas Oli Mesin XL7



Selengkapnya Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *